BROMO Karya Siswa MAN Sidoarjo Raih Berbagai Penghargaan dalam Ajang Internasional

Jerih payah para tim peneliti MAN Sidoarjo telah terbayar lunas dengan penghargaan yang sangat istimewa. Gold Medal yang telah disabetnya dari lomba Scientific Research kategori elektronik tingkat Internasional yang digelar oleh IYHS (Indonesian Young Scientist Association ) dalam World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2019 di Subang Jaya, Malaysia. Kegiatan yang diadakan pada tanggal 2-6 Oktober 2019 ini merupakan ajang kompetisi inovasi dibidang sains dan teknologi yang diikuti oleh kalangan pelajar dan mahasiswa.

Berbagai inovasi digelar dalam ajang ini, tim MAN Sidoarjo menampilkan BROMO (Biogas Control and Monitoring System Organizer) sebagai nama alat yang telah dibuat oleh tim dari kelas XII IPA 1 yang beranggotakan Adib Aulia Permana, Farid Ibrahim, M. Bagus Firnanda Al Farobi dan Aridin Gustaf. Tim yang sebelumnya telah meraih juara 3 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional yang diadakan oleh Universitas Negeri Malang pada Agustus yang lalu ini, adalah tim yang sangat gandrung dengan lomba-lomba yang serupa. “Kita ingin mengikuti lomba lagi yang lebih menantang di luar negeri” ungkap Adib salah satu anggota tim sebelum mengikuti ajang internasional ini dengan antusias.

 

BROMO” yang merupakan alat elektrik untuk mengontrol produksi biogas yang dihasilkan dari kotoran hewan sehingga menjadi lebih optimal ini dipresentasikan dengan piawai oleh tim dalam bahasa Inggris yang lancar. Selain itu karya yang dibuat telah mampu menarik perhatian para juri untuk menanyai lebih banyak tentang detail alat tersebut. Bahkan mampu menarik  perhatian organisasi riset dari Inggris sehingga pemerintah Inggris pun memberikan special Award pada tim BROMO ini dengan Innovation Excellence Award  yang diberikan oleh Association of British Inventors dan Innovators. Sebagai kejutan lagi bagi tim BROMO adalah pemberian anugerah Semi Grand Award dari IYHS, merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada pemenang diantara peraih gold medali di kategori yang lain dengan mendapatkan uang binaan sebesar Rp 2,5 juta.

“Terimakasih kepada para tim yang telah sukses meraih juara Internasional semoga membawa manfaat dan menginspirasi siswa yang lain”, demikian ungkap Abd. Jalil, kepala MAN Sidoarjo dengan penuh rasa bangga atas keberhasilan siswanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *