Sebagai madrasah berbasis riset, MAN Sidoarjo terus melakukan terobosan untuk mencari bibit-bibit peneliti muda yang  senantiasa berpikir akan hal baru yang inovatif sehingga memberikan manfaat dalam kehidupan masyarakat.  Pembimbingan penulisan karya tulis ilmiah bagi kelas X adalah langkah awal untuk memberikan dasar-dasar penelitian dan membuat laporan dengan metode ilmiah.

Untuk meningkatkan motivasi dan memberikan apresiasi  kepada siswa yang telah menghasilkan karya, maka tim MANSDA Riset (sebutan tim pengelola riset di MAN Sidoarjo) membuat ajang lomba hasil penulisan karya ilmiah yang sebuah seminar terbuka di aula MAN Sidoarjo pada Jum’at (7/3) mengambil tema “Dengan Mengembangkan Iklim Riset di Madrasah, Kita Sukseskan Gerakan Nasional Madrasah Riset (GNMR)”.

Sebelumnya telah diadakan seleksi karya tulis, bagi karyanya yang lolos dalam seleksi ini akan  mengikuti presentasi hasil penelitian dalam seminar itu. Seminar disaksikan oleh Kepala Madrasah, dewan guru dan seluruh siswa kelas X. Penilaian dilakukan secara selektif dan obyektif oleh juri yang berasal Universitas Brawijaya dan ITS Surabaya tersebut.

Berdasarkan penilaian dari presentasi dalam seminar dan penulisan kartya tulisnya, juri berhasil mendapatkan pemenang. Yang dinobatkan sebagai juara 1 adalah tim dari kelas X IPA-1dengan judul ECOLI (Electric Clothesline) Sebagai Salah Satu Solusi Musim Hujan, sebuah alat elektronik yang dapat  menindahkan jemuran pakaian secara otomatis saat kena air hujan.

Juara 2 diraih oleh tim dari kelas X-IPA 7 dengan  judul Biokreativitas Detergen Ramah Lingkungan dari Daun Waru (Hibiscus Tiliaceus L).

Juara 3 dimenangkan oleh tim dari kelas  X IPA-2 Pemanfaatan Sampah Plastik Sebagai Bahan Dasar Paving Anorganik.

Penghargaan lainya juara harapan 1 kelas X  IPA-3 karyanya berjudul Lampu Tidur Aroma Rosemary, harapan 2 kelas X IPS-2 dengan karyanya Pemberdayaan Koperasi Madrasah sebagai Wadah Pengembangan Enterpreunership Peserta Didik Madrasah Aliyah Negeri Sidoarjo dan harapan 3 adalah kelas X IPA-4 dengan karya Teh Daun Kelor dan Rosella sebagai Minuman Fungsional Antioksidan.

Riuh rendah para supporter dari kelas masing-masing memberikan semangat dan apresiasi kepada sang juara. Kepala madrasah, Abd. Jalil menyerahkan hadiah untuk juara 1 dan selanjutkan diberikan para juri dan tim MANSDA Riset. Karya-karya spektakul yang nanti akan diikutkan lomba mulai dari tingkat Provinsi sampai tingat Internasional demikian pesan kepala madrasah seraya memberikan semangat kepada para juara. (fit/Hum)