Wabah virus corona yang sampai saat ini belum berakhir menginveksi berbagai kalangan. Sebagai tindakan preventif guna memutus mata rantai terlularnya COVID 19 ini semua lapisan masyarakat berusaha dengan berbagai cara untuk melindungi diri dan lingkungannya agar tidak tertular virus yang membahayakan itu.

Sebagai lembaga pendidikan MAN Sidoarjo juga melakukan usaha yang sama agar peserta didik dan seluruh warga madrasah terhindar dari virus tersebut. Selain memberlakukan belajar di rumah melaui daring bagi peserta didik dan berbagai aktifitas guru dan pegawai yang dilakukan secara online ini, madrasah juga tetap berikhtiar untuk mencegah penyebaran virus ini melalui sterilisasi berbagai sarana  dengan desinfektan dan menyediakan berbagai alat kebersihan seperti hand sanitizer, wastafel dan sabun cuci tangan dan yang lainnya. Upaya  ini  dilakukan secara mandiri dan kerjasama dengan pihak puskesmas.

Pada hari Sabtu (28/3) tim puskesmas yang langsung dikomandani oleh Kepala Puskesmas Buduran, Yoppy Agung Priambodo dan dikawal petugas Koramil setempat hadir ke MAN Sidoarjo untuk melakukan monitoring dan sekaligus memberikan kontribusi dengan melakukan penyemprotan desinfektan di berbagai tempat di MAN Sidoarjo.  Mulai ruang kantor kepala, guru, TU, masjid, asrama, laboratorium, UKS, kantin, ruang belajar dan berbagai tempat yang sering digunakan tempat kegiatan siswa. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pihak Puskesmas terhadap lembaga pendidikan yang berada di wilayah Kecamatan Buduran untuk memastikan warga disekitarnya tetap sehat dan tidak ada yang terjagkit COVID-19. Penyemprotan desinfektan dilakukan secara gotong royong oleh pihak pukesmas dan tenaga dari MAN Sidoarjo.

Yoppy Agung P yang akrab dipanggil dokter Yoppy ini mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh MAN Sidoarjo dalam mencegah penularan COVID-19. “Pada saat siswa masuk sekolah nanti, di pintu gerbang siswa sebelum masuk ruang harus dilakukan penyemprotan desinfektan pada barang-barang bawaannya lebih dahulu seperti tas dan lain lain agar dipastikan dia tidak membawa virus masuk ke madrasah serta diarahkan untuk sering cuci tangan” demikian saran petugas puskesmas. (Fit/Hum)