Selama masa pandemi para peserta didik melakukan aktifitas belajar di rumah, baik online/daring atau offline/diluar jaringan. Hal ini bertujuan untuk mencegah penularan COVID 19, dimana kontak fisik yang menjadi salah satu cara penularan penyakit ini menjadi terkendali. Penilaian Akhir Tahun (PAT) sebagai salah satu tahap penialaian blok semester genap juga dilakukan secara daring.

MAN Sidoarjo menyelenggarakan PAT untuk kelas X dan XI dimulai Kamis (4/6) dan berakhir Sabtu (13/6)  secara daring dengan menggunakan aplikasi CBT MAN Sidoarjo sebagai aplikasi yang telah diadaptasikan dengan kondisi madrasah dan telah beberapa kali digunakan di berbagai kegiatan penialaian. Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan PAT, aplikasi tersebut telah diuji cobakan dalam simulasi dan gladi bersih yang diadakan dalam waktu terpisah sebelum pelaksanaan PAT.  Simulasi dilakukan untuk memastikan aplikasi dapat diakses oleh semua peserta PAT sesuai jadwal yang ditentukan dan mendeteksi adanya kendala teknis sehingga bisa segera diatasi. Gladi bersih dilakukan untuk memastikan pelaksanaan PAT online betul-betuk siap. Password untuk dapat login ke dalam aplikasi tersebut telah dibagikan oleh wali kelas kepada masing-masing siswa sebelum gladi bersih.

Persiapan panitia dalam pelaksanaan PAT online jarak jauh ini memang berbeda dengan PAT online yang dilaksanakan di madrasah. Dibutuhkan kordinasi dan komunikasi secara intensif antara semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini. Komunikasi yang secara online inipun selalu dilakukan antar wali kelas dan panitia serta teknisi untuk mensinergikan jalannya kegiatan. Peran wali kelas dalam kegiatan PAT ini menjadi sangat penting dalam memonitor siswa binaannya untuk memastikan mereka semua dapat mengikuti penialaian tanpa kendala. Pengawas PAT di masing-masing kelas yang sudah dijadwal juga melaksanakan pengawasan jarak jauh, memonitor siswa yang mengikuti dan yang tidak mengikuti agar segera dikomunikasikan dengan pihak panitia. Pendukung yang paling utama dalam kegiatan daring ini adalah jaringan internet, dimana semua pihak harus benar-benar memastikan jaringan bagus dan kuota data internet yang harus selalu ada.

Kegiatan penialain secara daring jarak jauh adalah pertama kali ini dilakukan, tentu kelemahan dan kelebihan selalu didapatkan. Pemantauan kejujuran peserta didik dalam pelaksanaan penialaian ini tentu tidak dapat dilakukan secara langsung ini sehingga untuk memberikan penilaian kepada peserta didik pun perlu mempertimbangkan aspek-aspek lain dari kompetensinya. Namun untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan peserta ujian maka dilakukan pembatasan waktu dalam pengerjaan soal sehingga meminimalisir kesempatan para peserta ujian untuk mencari sumber jawaban ditempat lain. Berbekal pengalaman ini maka para guru dituntut untuk selalu melakukan inovasi dalam penialaian sehingga dapat mengukur kemampuan siswa yang lebih valid. (Fit/Hum)