Kegiatan ini diselenggarakan di ruang Auditorium lantai 2 dan dihadiri oleh seluruh wali murid kelas X. Pukul 08.00 WIB tepat, rangkaian acara dimulai dengan Istighosa. Pertemuan ini dirasa penting mengingat kurikulum merdeka mulai diterapkan pada tahun ajaran 2022/2023. Wali murid harus mengetahui bahwa kurikulum merdeka tidak ada “pengkotakan” kelas IPA, IPS dan Bahasa. Sekarang, pembagian kelas berdasarkan bakat dan peminatan. Siswa bisa memilih kombinasi mata pelajaran sesuai dengan minatnya.

Kepala Madrasah Aliyah Negeri Sidoarjo, ABD. Jalil, dalam sambutannya mengharapkan adanya sinergi dan kesepahaman dalam memahami dan menaati aturan tata tertib bagi putra-putrinya yang belajar di MAN Sidoarjo. Diantaranya, siswa datang harus tepat waktu dan tidak ada yang terlambat. Wali murid tidak mengajak putra-putrinya untuk melaksanakan ibadah umroh pada waktu pelajaran efektif. Disarankan jika melaksanakan ibadah umroh, disesuaikan pada saat libur semester atau libur akhir tahun pelajaran agar tidak mengganggu pelajaran putra-putrinya. Hal ini disampaikan karena banyak orang tua yang mengajak putra-putrinya melaksanakan ibadah umroh yang tertunda akibat adanya pandemi Covid-19 selama 2 tahun.

Setelah sambutan dan  pengarahan dari kepala madrasah, acara dilanjutkan dengan sosialisasi implementasi kurikulum Merdeka yang disampaikan oleh Wakil Kepala urusan kurikulum, Farikah Hanum, dan sosialisasi tata tertib madrasah yang disampaikan Wakil Kepala urusan kesiswaan, Lilik Widyawati.

Kegiatan berakhir dengan lancar dan diharapkan adanya kerja sama antara orang tua dan guru/ pihak madrasah untuk membimbing anak-anak dari rumah dan pihak madrasah dapat bekerjasama dalam mendidik generasi penerus bangsa.(Humas)