Surabaya – Kamis (12/02/2026) 4 siswa-siswi dan 1 guru MAN Sidoarjo hadir dalam undangan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia Provinsi Jawa Timur. Empat siswa-siswi tersebut diantaranya Ibrahim Habibie S. (X-8), Nasya Erinaputri H.(XI-1), Faadhilah Rahmawa W.(XI-6), dan Muhammad Hafiz S.(XI-8) didampingi oleh Bapak Afrian Nusa Wahyu Basuki, S.Or. Gr.
Acara yang digelar mulai pukul 09.30 tersebut dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Secara khusus Kemendikdasmen bekerja sama dengan BNN RI dalam rangka mewujudkan sekolah yang bersih dRi narkoba. Harapannya adalah generasi yang saat ini identik dengan fragile, mager, dan lainnya berubah menjadi generasi yang agile, cerdas, tangkas, dan trengginas.
MAN Sidoarjo mendapat undangan khusus sebab menjadi satu dari lima madrasah yang dipilih Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur untuk menghadiri undangan tersebut. Acara yang dilaksanakan di Gedung Pertunjukan Sawunggaling Universitas Negeri Surabaya tersebut dihadiri oleh seluruh insan pendidikan di bawah Kementerian Dikdasmen RI, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, Sekolah Kedinasan, dan SMA Taruna se Jawa Timur.
Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes, Rektor UNESA, sekaligus sebagai tuan rumah dalam kegiatan, menyampaikan bahwa Unesa sebagai institusi pendidikan di Indonesia, ikut berkomitmen memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Beliau juga berharap bahwa seluruh elemen pendidikan di Jawa Timur ikut bekerja sama mewujudkan Jawa Timur sebagai wilayah bersih dari narkoba, khususnya lingkungan pendidikan.
Akselerasi Asta Cita Melalui Launching Integrasi Kurikulum Anti Narkoba Dalam Rangka Ananda Bersinar dan Pemberian Penghargaan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Ananda Bersinar adalah Aksj Nasional dan Dimulai Dari Anak Sejak Dini Anak-anak Indonesia Bersih Dari Narkoba. Agenda ini termasuk dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Kegiatan ini perlu dilakukan, karena menurut Komjen Pol Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., narkoba di era saat ini sudah merambah dan menyasar golongan usia yang lebih rendah, maka dari itu pemberantasan penyalahgunaan narkoba pun harus dilakukan dari tingkat hulu, yakni dunia pendidikan.
Ditemui setelah acara berlangsung, Bapak Afrian Nusa Wahyu Basuki, S.Or., Gr., menyampaikan harapan semoga di lain kesempatan ada pihak dari BNN, Kemendikdasmen, atau Kemenag yang hadir secara khusus di MAN Sidoarjo untuk memberikan arahan dan bimbingan tentang Kurikulum Anti Narkoba. “Agar MAN Sidoarjo, selalu terbebas dari bahaya narkoba.” Pungkasnya.
NrM/JURNALISTIK EL-MANZIL
Dokumentasi: AFN Wahyu Basuki