Sidoarjo – Madrasah Aliyah Negeri Sidoarjo menggelar Bimbingan Teknis untuk Penguatan Guru Pembina Tes Kemampuan Akademik (TKA) se-KKM Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Meeting 1 madrasah sejak pukul 08.00 sampai dengan 11.00 WIB. Plt. Kepala MAN Sidoarjo, Achmad Saifullah, turut hadir mendampingi dan membuka kegiatan bersama pengurus KKM MA Kabupaten Sidoarjo.
Dilansir dari laman Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), bahwa Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) telah merilis lini masa pelaksanaan TKA secara nasional, dengan keterangan bahwa pelaksanaan utama pada 26 Oktober s.d. 8 November 2026 sesuai pembagian gelombang, adapun pelaksanaan susulan dijadwalkan pada 16 s.d. 29 November 2026.
Sebagai tindak lanjut dari perilisan lini masa tersebut, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur menggelar peningkatan mutu pendidikan madrasah dan penguatan kompetensi guru pembina TKA, pada 11 s.d. 12 Agustus 2026 lalu di Kota Batu. MAN Sidoarjo menunjuk ketua MGMP Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.
“Setelah kegiatan Bimtek di Kota Batu, KKM MA mengadakan diseminasi kepada guru-guru pembina TKA Madrasah Aliyah se Kabupaten Sidoarjo, agar guru-guru pembina memiliki kompetensi yang mumpuni untuk mengajarkan materi TKA secara intensif.” Ucap Achmad Saifullah. Menurutnya, hasil kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan nilai TKA masing-masing madrasah, guru-guru pembina TKA dapat mengetahui tipe soal TKA dengan benar, dan dapat membuat dan memberikan latihan soal yang baik kepada murid-murid madrasah aliyah.
Ahmad Fathoni, selaku sekretaris KKM MA Kabupaten Sidoarjo, menyatakan dan menegaskan bahwa seluruh madrasah aliyah di Sidoarjo harus mengikuti TKA. Sebab, lanjutnya, hasil TKA saat ini menjadi pertimbangan murid-murid alumni untuk mencari pekerjaan dan melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi. Sehingga, Ia berharap semua murid madrasah aliyah di Sidoarjo mempunyai nilai TKA yang bagus dan di atas rata-rata.
Achmad Yunus Arbiyan, Wakil Kepala Bidang Kurikulum, saat ditemui di sela-sela kegiatan, menyampaikan bahwa masing-masing madrasah mengirimkan satu perwakilan guru. Sidoarjo memiliki 45 madrasah aliyah. “MAN Sidoarjo memiliki 3 guru utama pembina TKA dan menugaskan semua guru dari 3 mapel tersebut untuk mengikuti kegiatan ini.” Ujar Achmad Yunus.
Di sisi lain, Farikah Hanum, ketua MGMP matematika MAN Sidoarjo, menuturkan bahwa selama bimtek di Kota Batu banyak hal yang dihasilkan. Salah satunya, terciptanya 11 paket soal untuk bekal try out murid-murid. Setiap paket memiliki 25 nomor soal untuk matematika dan 30 soal untuk mata pelajaran bahasa. Paket-paket soal ini nantinya akan dikoreksi oleh narasumber dari Universitas Negeri Yogyakarta dan Universitas Negeri Malang agar siap digunakan di seluruh madrasah aliyah di Jawa Timur.
“Hasil bimtek di Kota Batu kemarin harus disosialisasikan kepada rekan sejawat di wilayahnya masing-masing. Dengan begitu, para guru pembina TKA akan memiliki kemampuan dan kompetensi yang baik dalam menyusun soal-soal TKA. Soal-soal ini akan dijadikan latihan murid-murid di madrasah masing-masing. Untuk konsep dan metode penyampaian kepada murid, dikembalikan kepada madrasah masing-masing. Karena kami fokus pada penguatan guru pembina. MAN Sidoarjo sendiri punya divisi PIB yang bertugas memberikan materi dan latihan soal-soal TKA untuk murid-murid.” Tutur Farikah Hanum.
Tercatat, selain Farikah Hanum, ada Amik Amri Rahmadi dari mata pelajaran Bahasa Inggris dan Nur Afifah dari mata pelajaran Bahasa Indonesia, yang juga menyampaikan materi serupa. (NrM)