Pengembangan bidang akademik di MAN Sidoarjo befokus pada pengembangan potensi dan kemampuan siswa dalam bidang akademik selama belajar di MAN Sidoarjo. Tim pengembang akademik memiliki tiga program utama, yaitu: Kelas Prestasi, Program Intensif Belajar dan Klub Olimpiade.

KELAS PRESTASI

Kelas Prestasi merupakan sebuah program yang dikhususkan untuk siswa yang masuk kedalam kelas unggulan. Pembelajaran pada kelas ini berfokus kepada pengembangan potensi akademik siswa dengan menambahkan dan mengoptimalkan kondisi belajar siswa serta pemberian kurikulum yang sesuai dengan output siswa yang memiliki nilai rata-rata yang lebih tinggi.

  • Jenis Program
    • Pembelajaran Tambahan adalah proses pembelajaran yang membuat anak-anak senang, betah dan nikmat belajar. Proses pembelajaran kelas Prestasi adalah proses yang dapat memunculkan kegiatan belajar mengajar yang menggairahkan.
    • Dengan pembelajaran prestasi puncak dapat dicapai para
      peserta didiknya dengan cara mengembangkan kemampuan peserta didik dan merubah kondisi-kondisi pembelajaran dengan: kurikulum yang sesuai, guru yang kompeten, adanya ciri-ciri khusus dari kelas reguler, dukungan masyarakat dan keterlibatan orang tua, disiplin yang ketat, keterikatan pada nilai-nilai budaya sekolah, akhlak dan kepribadian (karakter) unggul, pembiayaan yang memadai.
    • Jenis kelas prestasi yang telah diprogramkan adalah Kelas yang mengacu pada kemampuan peserta didik di bidang akademik utamanya mata pelajaran yang pilihan jurusan yaitu Jurusan IPA terdiri Matematika, Fisika, Biologi, Kimia ditambah Bahasa Inggris. Untuk jurusan IPS, terdiri dari: Geografi,Sosiologi, Ekonomi, Sejarah ditambah Bahasa Inggris dan Matematika.
  • Tolak Ukur Keberhasilan
    • KKM untuk mata pelajaran sebesar 85, 88 dan 90 untuk kelas X, XI dan XII
    • Nilai Ujian setiap mata pelajaran pada saat kelas XII minimal 85.
    • Nilai Akhlak dan Kepribadian (Karakter) adalah Sangat Baik.
    • Peserta didik terampil dan menyukai percobaan-percobaan dan penelitian sederhana
    • Peserta didik siap menjadi duta/utusan sekolah dalam kegiatan kompetisi/olimpiade di tingkat kota, provinsi dan nasional.
  • Metode Pembelajaran

    Metode pembelajaran yang diterapkan pada Kelas Prestasi lebih menekankan pada pendekatan Active Learning yang berorientasi peserta didik (students oriented). Dalam pendekatan seperti ini peserta didik merupakan pelaku aktif yang mengkonstruksi pengetahuan dengan segenap potensi yang dimilikinya. Guru lebih berperan sebagai fasilitator, mediator, dan dinamisator. Jadi guru tidak diperankan sebagai subjek, melainkan sebagai mitra belajar peserta didik. Beberapa metode yang diterapkan di antaranya: metode jigsaw, metode tutor sebaya, metode problem solving, dan semacamnya.

Program Intensif Belajar

Program Intensif Belajar (PIB) merupakan pelajaran tambahan yang diberikan kepada siswa kelas X berfokus untuk persiapan Asesmen Nasional dan kepada kelas XII berfokus untuk persiapan tes UTBK

  •  Jenis Program
    • Pembelajaran Tambahan adalah proses pembelajaran yang membuat anak-anak senang, betah dan nikmat belajar. Proses pembelajaran kelas Prestasi adalah proses yang dapat memunculkan kegiatan belajar mengajar yang menggairahkan.
    • Dengan pembelajaran tambahan prestasi puncak dapat dicapai para peserta didiknya dengan cara mengembangkan kemampuan peserta didik dan merubah kondisi-kondisi pembelajaran dengan: kurikulum yang sesuai, guru yang kompeten,  adanya ciri-ciri khusus dari kelas reguler, dukungan masyarakat dan keterlibatan orang tua, disiplin yang ketat, keterikatan pada nilai-nilai budaya sekolah, akhlak dan kepribadian (karakter) unggul, pembiayaan yang memadai.
    • Jenis Program PIB yang telah diprogramkan adalah Kelas XII fokus UTBK dan kelas X fokus pada AKM. Untuk kelas XII mengacu pada kemampuan peserta didik di bidang saintek utamanya mata pelajaran yang pilihan jurusan yaitu Jurusan IPA terdiri Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia dan untuk jurusan IPS atau soshum terdiri Geografi, Sosiologi, Ekonomi, Sejarah ditambah Bahasa Inggris dan Matematika serta Bahasa Indonesia. Dan untuk siswa kelas X fokus pada materi literasi dan numerasi.
  • Tolak Ukur Keberhasilan
    • Banyak peserta didik yang diterima diperguruan tinggi negeri lewat jalur SBMPTN – UTBK
    • Memperoleh kriteria cakap dalam pelaksanaan ANBK.
    • Nilai Akhlak dan Kepribadian (Karakter) adalah Sangat Baik.
    • Peserta didik terampil dan menyukai percobaan-percobaan dan penelitian sederhana
    • Peserta didik siap menjadi duta/utusan sekolah dalam berbagai kegiatan akademik
  • Metode Pembelajaran
    Metode pembelajaran yang diterapkan pada Kelas PIB UTBK dan AKM lebih menekankan pada pendekatan Active Learning yang berorientasi peserta didik (students oriented). Dalam pendekatan seperti ini peserta didik merupakan pelaku aktif yang mengkonstruksi pengetahuan dengan segenap potensi yang dimilikinya. Guru lebih berperan sebagai fasilitator, mediator, dan dinamisator. Jadi guru tidak diperankan sebagai subjek, melainkan sebagai mitra belajar peserta didik. Beberapa metode yang diterapkan di antaranya: metode jigsaw, metode tutor sebaya, metode problem solving, dan semacamnya

Klub Olimpiade

  • Latar Belakang

    Pendidikan Nsional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya yaitu manusia yang Beriman dan Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, Kesehatan jasmani dan rohani, berkepribadian yang menetap dan mandiri serta memiliki rasa tanggungjawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

    Pembangunan dibidang Pendidikan diarahkan kepada pengembangan sumber daya manusia yang bermutu tinggi, guna memenuhi kebutuhan dan menghadapi tantangan kehidupan dimasa depan. Melalui pendidikan, sumber daya manusia yang bersifat potensi diaktualisasikan hingga optimal, dan seluruh aspek kepribadian dikembangkan secara terpadu.

    Sejalan dengan peningkatan mutu sumberdaya manusia, Kementerian Agama terus perupaya untuk meningkatkan mutu Pendidikan. Direktoran Jenderal Pendidikan Madrasah, dalam hal ini telah melakukan berbagai upaya, baik pengembangan mutu pembelajaran, pengadaan sarana dan prasarana, perbaikan manajemen kelembagaan Madrasah maupun pembinaan kesiswaan.

    Sehubungan dengan hal tersebut, MAN Sidoarjo sebagai salah satu Lembaga Pendidikan dibawah naungan Kementerian Agama yang sangat memperhatikan pengembangan potensi peserta didiknya baik dibidang akademik maupun non akademik, melalui Divisi Klub Olimpiade, memberikan wadah bagi peserta didik yang mempunyai potensi dibidang akademik untuk dapat mengembangkan potensinya dengan cara memberikan pembinaan secara berkala sehingga diharapkan dapat berkompetisi dan meraih juara diberbagai event olimpiade bidang studi ditingkat Kabupaten, Wilayah Kerja, Provinsi dan Nasional.

  • Maksud dan Tujuan
    1. Maksud

    Penyusunan program dimaksudkan untuk membantu mewujudkan Visi dan Misi MAN Sidoarjo yang tertuang dalam program strategi Madrasah, program kerja kepala Madrasah, serta mewadahi peserta didik yang mempunyai potensi dibidang akademik untuk dapat mengembangkan potensinya dengan cara memberikan pembinaan secara berkala sehingga diharapkan dapat berkompetisi dan meraih juara diberbagai event olimpiade bidang studi ditingkat Kabupaten, Wilayah Kerja, Provinsi dan Nasional.

    1. Tujuan

    Tujuan akhir pembinaan kesiswaan secara umum sama dengan fungsi dan tujuan Pendidikan Nasional, sebagaimana tercantum dam undang-undang no 20 tahun 2003 tentang system Pendidikan Nasional bab II pasal 3 yang berbunyi sebagai berikut :

    “Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.”

  • Sasaran

    Peserta klub olimpiade adalah siswa/siswi MAN Sidoarjo yang duduk di kelas X, XI, XII tahun pelajaran 2021-2022 dan telah lolos seleksi berdasarkan minat dan kemampuan peserta didik di bidang olimpiade Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, PAI, Ekonomi, Geografi, Bahasa Inggris dan Bahasa Arab.