Sidoarjo — MAN Sidoarjo mengadakan kegiatan pemilihan peminatan jurusan bagi seluruh siswa kelas X yang akan melanjutkan pembelajaran ke kelas XI. Kegiatan ini dilaksanakan pagi hari dan dihadiri oleh Plt. Kepala Madrasah, Seluruh Wakil Kepala, Guru BK, Wali Kelas, serta Wali Murid. Acara berlangsung dengan tertib dan penuh antusias karena menjadi salah satu langkah penting bagi siswa dalam menentukan arah pendidikan dan cita-cita mereka di masa depan.
Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan pembukaan oleh Plt. Kepala MAN Sidoarjo, yaitu Drs. Achmad Saifullah, M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menjelaskan bahwa MAN Sidoarjo menyediakan dua peminatan utama, yaitu jurusan Saintek dan Soshum. Kedepannya Plt Kepala Madrasah berkeinginan untuk mengumpulkan siswa yang punya kemampuan dan keinginan di bidang kedokteran dan sains dalam kelas khusus yang akan digembleng oleh tenaga pengajar khusus agar bisa lolos ke perguruan tinggi negeri yang diimpikan. Menurut beliau, kegiatan pemilihan jurusan ini merupakan bentuk ikhtiar madrasah dalam memberikan pendidikan terbaik bagi siswa agar mereka dapat berkembang sesuai kemampuan, minat, dan bakat masing-masing.
Setelah sambutan kepala madrasah selesai, acara dilanjutkan oleh Bapak Achmad Yunus Arbiyan, selaku Waka Kurikulum. Dalam penyampaiannya, beliau mengatakan bahwa keberhasilan seorang anak tidak lepas dari peran guru dan wali murid. Ia menyebut hubungan tersebut sebagai simbiosis mutualisme, yaitu hubungan saling membutuhkan untuk mencapai satu tujuan yang sama, yakni mencerdaskan siswa-siswi MAN Sidoarjo. Selain itu, beliau juga menjelaskan beberapa program akademik yang ada di MAN Sidoarjo, seperti ANBK yang diikuti oleh seluruh siswa kelas X, TKA yang diikuti oleh siswa kelas XI, serta UKM yang diikuti oleh siswa kelas XII. Program-program tersebut diharapkan dapat membantu siswa mempersiapkan diri menuju perguruan tinggi dan masa depan yang lebih baik.
Selanjutnya, Guru BK MAN Sidoarjo, Ibu Yuli Naharul Fitriah, M.Psi., menjelaskan proses pemilihan jurusan yang akan dilakukan oleh siswa. Beliau menerangkan bahwa sebelumnya siswa telah mengisi lembar peminatan yang dibagikan oleh madrasah. Dalam lembar tersebut, siswa diminta menuliskan hobi, jurusan yang diminati, serta cita-cita yang ingin dicapai di masa depan. Data tersebut nantinya digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan jurusan yang paling sesuai untuk masing-masing siswa.
Ibu Fitri juga menyampaikan informasi mengenai prestasi madrasah pada tahun sebelumnya. Beliau mengatakan bahwa pada angkatan sebelumnya terdapat 55 siswa yang berhasil diterima melalui jalur SNBP. Hal tersebut menjadi salah satu motivasi bagi siswa kelas X agar terus semangat belajar dan mempersiapkan diri sejak dini untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi impian mereka.
Setengah jam berselang, acara inti dimulai. Setiap wali kelas bersama guru BK menyampaikan hasil dari rangkaian tes dan penilaian yang telah dilakukan sebelumnya. Hasil tersebut digunakan untuk membantu menentukan jurusan yang paling sesuai dengan kemampuan akademik, minat, serta potensi siswa. Setelah berdiskusi bersama siswa dan orang tua, wali kelas kemudian memberikan kesimpulan mengenai rekomendasi jurusan terbaik bagi masing-masing siswa.
Tidak hanya memberikan hasil penjurusan, para wali kelas juga memberikan motivasi dan semangat kepada siswa agar terus belajar dengan giat, disiplin, dan percaya pada kemampuan diri sendiri. Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh perhatian karena banyak siswa dan orang tua merasa kegiatan ini sangat penting untuk menentukan langkah pendidikan selanjutnya.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, siswa diperbolehkan kembali ke kelas masing-masing untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar sesuai jadwal KBM. Sementara itu, para wali murid dipersilakan untuk kembali pulang setelah menerima informasi mengenai hasil peminatan jurusan anak mereka.
Kegiatan pemilihan jurusan ini diharapkan dapat membantu siswa MAN Sidoarjo menentukan pilihan yang tepat sesuai minat, bakat, dan cita-cita mereka, sehingga mampu meraih prestasi yang lebih baik di masa mendatang.
Cahya Victoria Wati/JURNALISTIK EL-MANZIL
Dokumentasi: Yusril Hakim/FG