Makan Bersama dalam Peringatan Hari Santri 2026 di MAN Sidoarjo

Sidoarjo – Masih dalam rangkaian Hari Santri Nasional 2026, Madrasah Aliyah Negeri Sidoarjo menggelar kegiatan Makan Bersama di Dome Lapangan madrasah pada Jumat (23/10/2026).  Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK) telah mempersiapkan kegiatan ini sejak pukul 06.00 WIB. Tidak hanya diikuti oleh murid-murid, kegiatan makan bersama pun diikuti oleh seluruh guru, pegawai, dan karyawaan.

Perlu diketahui, Makan bersama dalam satu nampan atau wadah berukuran besar, yang biasa disebut mayoran, adalah kebiasaan harian di pondok pesantren yang diadopsi saat peringatan Hari Santri Nasional. Tradisi budaya khas pesantren yang secara turun-temurun ini dihidupkan kembali oleh masing-masing pondok pesantren, madrasah, kantor Kementerian Agama daerah, serta beberapa instansi untuk mempererat kebersamaan.

Tepat pukul 07.15, Plt. Kepala MAN Sidoarjo, Drs. Achmad Saifullah, M.Pd.I., mengawali kegiatan dengan membaca surah Al-Fatihah, kemudian menunjuk 1 murid memimpin doa akan makan. Seluruh murid secara kompak dan khidmat mengikuti bacaan dari posisi masing-masing. Saat makan berlangsung, Plt. Kepala Madrasah bersama seluruh guru dan karyawan duduk bersama di lapangan menikmati makanan yang telah disiapkan, hal ini bentuk wujud syukur kepada Allah atas nikmat dan rejeki yang diberikan oleh-Nya.

“Hādzā min fadhli rabbī idzā ūtiya ni’matan, yang maknanya adalah ketika kita diberi nikmat berupa makanan, maka kita harus bersyukur kepada Allah, karena semua kenikmatan itu datang dari Allah.” Ungkap Achmad Saifullah, saat ditemui setelah kegiatan makan bersama. Ia menambahkan bahwa makan bersama adalah simbol memperkuat kebersamaan diantara murid-murid. Selain itu, Ia mengungkapkan bahwa bapak dan ibu guru bisa mencontohkan dan mengedukasi cara makan yang benar sesuai dengan adab dalam Islam, dimulai dengan bacaan basmalah dan diakhiri dengan bacaan hamdalah.

Guru dan Siswa kompak untuk memeriahkan Makan Bersama

Berdasarkan pantauan tim redaksi Jurnalistik El-Manzil, makanan yang dibawa oleh murid-murid sangat beragam. Ketentuan yang diberikan adalah makanan terdiri atas nasi, lauk pauk, dan sayuran kering serta makan dengan beralaskan nampan. Terpantau, terdapat beragam olahan ayam, ikan, tahu, tempe, telur, kemudian ada sayur urap dan tumis sayur. Adapun guru, pegawai, dan karyawan memakan dengan beralaskan daun pisang.

Setelah kegiatan makan bersama, OSIM, MPK, dan seluruh murid secara bersama-sama membersihkan area dome lapangan, hal ini juga menunjukkan bahwa murid-murid madrasah selalu menjaga kebersihan lingkungannya, sehingga tercipta lingkungan belajar yang bersih, sehat, aman, dan kondusif.

(JURNALISTIK EL-MANZIL)
Fotografer: M. Royyan, Pagita, Rahma, Zulfadli, Arjuna A