Sidoarjo (14/07/2026) – Ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Sub Unit MAN Sidoarjo menggelar pertemuan rutin yang dilakukan satu bulan sekali. Bertempat di Ruang Meeting 1, seluruh Ibu-ibu Guru & Pegawai serta istri Bapak-bapak Guru hadir mengikuti pertemuan dengan tertib dan khidmat. Pertemuan rutin dipimpin oleh Plt. Ketua DWP Sub Unit MAN Sidoarjo, Ny. Nur Laili Qodriyah Saifullah.
Ny. Laili Saifullah, dalam sambutannya, Beliau memperkenalkan dirinya sebagai Ketua DWP Sub Unit MAN Sidoarjo yang saat ini menjabat. Beliau berharap bisa bekerjasama dengan Ibu-ibu DWP dengan baik dan lancar ke depannya. Beliau juga menyampaikan program berjudul “Bunda Modis” artinya Bangkit Untuk Negara Damai dan Aman yang Moderat, Inspiratif, Inovatif, dan Santun. Program unggulan Dharma Wanita ini yang sejalan dengan Panca Cinta sesuai Kurikulum Berbasis Cinta. “Semoga kita akan terus tetap berperan aktif mengkampanyekan program tersebut di madrasah dan berkerjasama dengan maksimal dengan DWP Kemenag Kabupaten Sidoarjo dan DWP Kabupaten Sidoarjo.” Tutup Ny. Saifullah.
Agenda pertemuan rutin bulan ini sekaligus menjadi agenda pembinaan Dharma Wanita oleh Ketua DWP Kemenag Sidoarjo, Ny. Mudayati Mufi. Mengusung tema “Menguatkan Peran DWP dalam Mendukung Kinerja ASN Profesional yang Berdampak dan Berdaya”. Menurut Ny. Mufi, organisasi DWP adalah organisasi kewajiban bukan pilihan, kewajiban mendampingi suami dalam mengemban amanat negara, ikut mendukung kinerja suami (ASN) sama dengan ikut berperan aktif di dalamnya, termasuk Ibu-ibu Guru ASN itu sendiri. “Saya meminta Ibu-ibu untuk selalu ikut berkegiatan sesuai dengan program unggulan kita, baik di bidang ekonomi, pendidikan, dan lainnya.” Ucap Ny. Mufi.
Ny. Muda Mufi -nama panggilan Ny. Mudayati- mengingatkan untuk Ibu-ibu tertib aturan dan seragam, baik seragam harian, seragam batik, seragam olahraga, pin DWP dan nama dada, serta bersepatu hitam dan tas hitam. Ketertiban seragam ini agar menjadi perhatian khusus ketika mengikuti kegiatan resmi Kemenag, apalagi kegiatan tersebut dipublikasikan di sosial media. Ibu-ibu DWP juga bertugas sebagai Bunda Inklusi yang artinya ramah dengan murid-murid kita di madrasah. “Ibu-ibu sebagai Bunda Inklusi untuk selalu memberikan solusi ketika ada permasalahan pada anak kita di madrasah dan bekerjasama dengan tim kesehatan jika terdapat permasalahan di bidang kesehatan. Kita posisikan diri kita sebagai fasilitator anak-anak.” Ujar Ny. Mufi.
Pertemuan rutin dilanjutkan dengan pembagian doorprize dan pengumuman kegiatan DWP di bulan Agustus oleh pengurus DWP Sub Unit MAN Sidoarjo.
NrM/PUBLIKASI HUMAS