
Proses pembelajaran di lingkungan madrasah merupakan kebutuhan utama peserta didik dan merupakan tantangan bagi para pengambil keputusan pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri Sidoarjo untuk menggali potensi peserta didik secara maksimal. Konsekuensi atas kebijakan tersebut, maka dibutuhkan komitmen yang tinggi dan kolaborasi yang utuh dari berbagai pihak atau pemangku kepentingan pendidikan, seperti kepala madrasah, guru, orang tua peserta didik, komite dan terutama siswa itu sendiri.
Untuk mengantarkan tujuan mulia tersebut, maka rapat koordinasi dilakukan untuk mendalami tentang arah serta maksud dan tujuan kebijakan pengembangan kelas prestasi kedepannya. Mengidentifikasi dan menyusun rencana pelaksanaan kegiatan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di kelas prestasi, baik kelas X, XI dan kelas XII. Review dan evaluasi serta penyusunan tindak lanjut dari pelaksanaan yang sudah berlangsung selama 3 tahun berjalan, dan tahun ini memasuki tahun ke-4.
Dapat diperoleh hasil yang signifikan adanya kelas prestasi tersebut dengan melihat perkembangan hasil nilai UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) mengalami kenaikan sehingga jumlah siswa yang diterima di perguruan tinggi negeri baik melalui jalur SNMPTN maupun UTBK semakin banyak dan bervariatif, hal tersebut disebabkan daya kompetitif dikalangan siswa semakin tinggi agar dirinya menjadi yang terbaik. (Humas)
































